Ide dasar dalam menciptakan strategi keuntungan.
Pertama, dalam konsep manajemen perusahaan, kepentingan pelanggan, harus selalu di utamakan. Hal ini di sebut sebagai nilai-nilai pelayanan untuk pelanggan. Melayani pelanggan di sebut juga filosofi perbandingan.
Perusahaan harus punya kekuatan dari tujuan-tujuan objektif yang telah di tetapkan. Penyediaan kebutuhan pelanggan yang utama bagi pelanggan dalam menciptakan sumber dari strategi keuntungan.
Kedua, preusahaan seharusnya mengambil sumber-sumber keuntungan yang bisa di gunakan sebagai rancangan inti perusahaan dalammenciptakan peta strategi keuntungan yang kompetitif. Teori sumber kompetensi menyarankan agar perusahaan menggunakan sumber sebagai faktor strategi yang paling kritis. Untuk meningkatkan sumber keuntungan ,perusahaan harus bisa melihat perubahan dalam persaingan pasar. Lebih penting lagi, perusahaan tidak hanya punya sumber keuntungan, namun bagaimana cara meningkatkan sumber keuntungan.Tetapi selama perusahaan tetap proaktif dan lebih mengenal lelah, terus meningkatkankualitas dan kuantitas dari superior yang lebih baik dari kemarin, maka hal ini akan mampu teratasi.
Terakhir, keuntungan dari sumber alokasi yang efisien dan koordinasi yang baik. Pada kenyataanya para perusahaan memiliki sumber keuntunganya sendiri-sendiri. Mengapa beberapa bisnis bisa tumbuh subur? Mengapa beberapa perusahaan bisa berkembang? Disini mereka memanfaatkan manajemen sumber sumber untuk meningkatkan keuntungan mereka sendiri. Para pimpinan meyakinkan diri untuk terus-menerusmenggunakan pendekatan distribusi dan koordinasi.
1. Tetap fokus terhadap sumber keuntungan.Perusahaan harus tetap berkonsentrasi pada sumber utama dari ladang kompetisi dan terus berusaha mengembangkan strategi industri secara khusus, tetap berinvestasi ,fokus pada tujuan,dan meningkatkan sumber utama .
2. Transfer sumber keuntungan ,ketika eksistensi kekuatan sebuah perusahaan tidak bisa lagi menggunakan sumber secara efektif ,maka di pandang perlu untuk mencari bentuk distribusi yang tepat.Dan transfer sumber keuntungan dapat di lakukan melalui sumber- sumber yang bukan utama.
3. Keuntungan yang di dapat dari sumber utama selama beberapa tahun.Perusahaan CIMS menyatukan antara sistem, pekerja jarak jauh,perusahaan virtual dan e-commerse menjadi sebuah model bisnis yang trampil dalam dalam menciptakan strategi keuntungan kompetitf yang kuat bagi perusahaan.
Strategi keuntungan yang di ciptakan oleh tiga model non-evaluasi
1. Nilai-nilai (Valuse)
Dalam dunia kompetisi perusahaan saat ini ada sebuah proses bisnis yang didalamnya terdapat proses memberikan pelayanan terhadap pelanggan. Penaksiran nilai-nilai utama tersebut berasal dari aspek-aspek sebagai berikut:
· Dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dengan hanya menggunakan sebagian dari sumber keuntungan saja.
· Memberikan nilai-nilai yang berharga bagi pelanggan dengan memberikan konten-konten khusus.
· Berusaha memberikan nilai-nilai yang lebih tinggi pada pelanggan dibanding para pesaing.
2. Usaha yang Attraktif (Attraction)
Dalam kompetisi pasar, para pelanggan bisa memutuskan untuk membanci sebuah perusahaan. Dan tujuan dalam bisnis adalah untuk mendapatkan pelanggan yang setia. Disinilah gunanya strategi keuntungan yang dapat digunakan untuk menciptakan pelanggan-pelanggan yang setia, dapat diterima masyarakat secara umur, dan dapat mengunci pelanggan dengan atraktif. Atraktif dalam hal mengevaluasi strategi keuntungan. Evaluasi dari keatraktifan ini berasal dari beberapa aspek yaitu:
Pertama, hal ini merupakan strategi keuntungan yang di dapat dari pengalaman-pengalaman yang dapat di percaya khususnya yang diuji dengan:
· Alternatif
· Asset harus unik dan alamiah
· Nilai rasio
Kedua, cara memberikan nilai-nilai pelayanan untuk pelanggan.
Ketiga, persepsi pelanggan sangat penting bagi peningkatan strategi keuntungan yang akan di capai perusahaan
3. Stamina (Kekuatan)
Dalam sebuah evaluasi, memantapkan kekuatan adalah kunci kriteria utama dalammencapai strategi keuntungan.
Evaluasi ketahanan perusahaan dapat di capai melalui beberapa aspek.
· Perusahaan harus mampu bertahan satu langkah di depan para pesaingnya.
· Sumber keuntungan harus terus menambah kecepatan dan tingkatanya.
· Untuk menguji posisi kompetisi perusahaan apakah superior terhadap para pesaingnya atau tidak.
· Perusahaan harus menggaris bawahi kunci-kunci keuntungan strategis untuk pelanggan dengan menggunakan memori permanen.
· Menciptakan sebuah strategi keuntungan yang baru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar