Cari Blog Ini

Jumat, 23 Desember 2011

Menciptakan dan Mengevaluasi Strategi Keuntungan yang Kompetitif


Ide dasar dalam menciptakan strategi keuntungan.
Pertama, dalam konsep manajemen perusahaan, kepentingan pelanggan, harus selalu di utamakan. Hal ini di sebut sebagai nilai-nilai pelayanan untuk pelanggan. Melayani pelanggan di sebut juga filosofi perbandingan.
Perusahaan harus punya kekuatan dari tujuan-tujuan objektif  yang telah di tetapkan. Penyediaan kebutuhan  pelanggan yang utama bagi pelanggan dalam menciptakan sumber dari strategi keuntungan.

Kedua, preusahaan seharusnya mengambil sumber-sumber keuntungan yang bisa di gunakan sebagai rancangan inti perusahaan dalammenciptakan peta strategi keuntungan yang kompetitif. Teori sumber kompetensi menyarankan agar perusahaan menggunakan sumber sebagai faktor strategi yang paling kritis. Untuk meningkatkan sumber keuntungan ,perusahaan harus bisa melihat perubahan dalam persaingan pasar. Lebih penting lagi, perusahaan tidak hanya punya sumber keuntungan, namun bagaimana cara meningkatkan sumber keuntungan.Tetapi selama perusahaan tetap proaktif dan lebih mengenal lelah, terus meningkatkankualitas dan kuantitas dari superior yang lebih baik dari kemarin, maka hal ini akan mampu teratasi.

Terakhir, keuntungan dari sumber alokasi yang efisien dan koordinasi yang baik. Pada kenyataanya para perusahaan memiliki sumber keuntunganya sendiri-sendiri. Mengapa beberapa bisnis bisa tumbuh subur? Mengapa beberapa perusahaan bisa berkembang? Disini mereka memanfaatkan manajemen  sumber sumber untuk meningkatkan keuntungan mereka sendiri. Para pimpinan meyakinkan diri untuk terus-menerusmenggunakan  pendekatan distribusi dan koordinasi.

1.  Tetap fokus terhadap sumber keuntungan.Perusahaan harus tetap berkonsentrasi pada sumber utama dari ladang kompetisi dan terus berusaha mengembangkan strategi industri secara khusus, tetap berinvestasi ,fokus pada tujuan,dan meningkatkan sumber utama .
2.    Transfer sumber keuntungan ,ketika eksistensi kekuatan sebuah perusahaan tidak bisa lagi menggunakan sumber secara efektif ,maka di pandang perlu untuk mencari bentuk distribusi yang tepat.Dan transfer sumber keuntungan dapat di lakukan melalui sumber- sumber yang bukan utama.
3.   Keuntungan yang di dapat dari sumber utama selama beberapa tahun.Perusahaan CIMS menyatukan antara sistem, pekerja jarak jauh,perusahaan virtual dan e-commerse menjadi sebuah model bisnis yang trampil dalam dalam menciptakan strategi keuntungan kompetitf  yang kuat bagi perusahaan.

Strategi keuntungan yang di ciptakan oleh tiga model non-evaluasi
1.     Nilai-nilai (Valuse)
Dalam dunia kompetisi perusahaan saat ini ada sebuah proses bisnis yang didalamnya terdapat proses memberikan pelayanan terhadap pelanggan. Penaksiran nilai-nilai utama tersebut berasal dari aspek-aspek sebagai berikut:
·        Dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dengan hanya menggunakan sebagian dari sumber keuntungan saja.
·   Memberikan nilai-nilai yang berharga bagi pelanggan dengan memberikan konten-konten khusus.
·      Berusaha memberikan nilai-nilai yang lebih tinggi pada pelanggan dibanding para pesaing.
2.     Usaha yang Attraktif (Attraction)
Dalam kompetisi pasar, para pelanggan bisa memutuskan untuk membanci sebuah perusahaan. Dan tujuan dalam bisnis adalah untuk mendapatkan pelanggan yang setia. Disinilah gunanya strategi keuntungan yang dapat digunakan untuk menciptakan pelanggan-pelanggan yang setia, dapat diterima masyarakat secara umur, dan dapat mengunci pelanggan dengan atraktif. Atraktif dalam hal mengevaluasi strategi keuntungan. Evaluasi dari keatraktifan ini berasal dari beberapa aspek yaitu:

Pertama, hal ini merupakan strategi keuntungan yang di dapat dari pengalaman-pengalaman yang dapat di percaya khususnya yang diuji dengan:
·        Alternatif
·        Asset harus unik dan alamiah
·        Nilai rasio

Kedua, cara memberikan nilai-nilai pelayanan untuk pelanggan.

Ketiga, persepsi pelanggan sangat penting bagi peningkatan strategi keuntungan yang akan di capai perusahaan

3.     Stamina (Kekuatan)
Dalam sebuah evaluasi, memantapkan kekuatan adalah kunci kriteria utama dalammencapai strategi keuntungan.
Evaluasi ketahanan perusahaan dapat di capai melalui beberapa aspek.
·         Perusahaan harus mampu bertahan satu langkah di depan para pesaingnya.
·         Sumber keuntungan harus terus menambah kecepatan dan tingkatanya.
·     Untuk menguji posisi kompetisi perusahaan apakah superior terhadap para pesaingnya atau tidak.
·       Perusahaan harus menggaris bawahi kunci-kunci keuntungan strategis untuk pelanggan dengan menggunakan memori permanen.
·         Menciptakan sebuah strategi keuntungan yang baru.

Jumat, 09 Desember 2011

Teknologi Informasi Dalam Ritel


Teknologi Informasi diartikan sebagai perpaduan antara teknologi komputer dan teknologi komunikasi.Teknologi Informasi adalah kemamapuan elektronikal dalam memasukkan proses input, menyimpan, pengeluaran, penerimaan data dan informasi.
Ritel adalah suatu kegiatan yang terdiri dari aktivitas-aktivitas bisnis yang terlibat dalam menjual barang dan jasa kepada konsumen untuk kepentingan sendiri,keluarga ataupun rumah tangga.
Teknologi Informasi Dalam Ritel menurut saya adalah suatu bisnis rumah tangga atau suatu perusahaan yang di kelolah dengan menggunakan computer dan alat untuk komunikasi.
Memang cocok jika teknologi  Informasi digunakan sebagai penunjang perusahaan atau bisnis karena usaha tersebut bisa berjalan dengan baik atau juga dapat berkembang pesat. Karena dengan adanya teknologi informasi tersebut perusahaan dapat berhubungan baik dengan pelanggan. Contohnya saja jika perusahaan tersebut pindah atau perusahaan tersebut ingin memasarkan produknya lewat internet.
Apalagi sekarang ini sudah banyak usaha rumah tangga menggunakan teknologi informasi. Mungkin jika perusahaan yang tidak menggunakan teknologi informasi perusahaan tersebut tidak dapat berkembang atau ketinggalan jaman. Karena pada jaman sekarang ini teknologi informasi sangat penting bagi kehidupan sehari-hari.
Dan bukan perusahaan rumah tangga aja yang menggunakan teknologi informasi. Kasir-kasir di toko-toko atau di dealer-dealer un menggunkan teknologi informasi, contohnya mesin kasir di mini market, sampai penjualan baksopun sekarang ini menggunakan teknologi informasi. Jadi kita jika malas pergi keluar atau malas keluar rumah kita dapat memesan apa yang kita inginkan melalui telepon dan hanya menunggu sekitar 15 menit apa yang kita pesan sudah ada di depan kita. Hal tersebut termasuk perusahaan atau pedagang yang menggunakan teknologi informasi.
Apalagi kecepetan informasi sangat penting bagi perusahaan untuk menarik pelanggan. Jika perusahaan kekurangan informasi mungkin perusahaan tersebut akan keterbelakang atau bisa-bisa perusahaan tersebut bisa bangkrut. Maka dari itu informasisangat penting pagi perusahaan apalagi perusahaan yang baru berdiri. Mungkin perusahaan tersebut bisa atau dapat berkembang lebih cepat dari pada perusahaan yang lebih dahulu berkembang.
Namun ada juga dampak teknologi informasi untuk perusahaan, cotohnya produk yang kita buat akan di tiru oleh perusahaan lain. Atau dapat membuat yang lebih baik dari apa perusahaan tersebut buat.
Dalam pemaparan tersebut dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi sangat berperan penting dalam perusahaan kecil atau perusahaan besar. Dalam menggunakan teknologi informasi bisnis dapat berjalan lancar dan dapat berkembang pesat.
Dengan menggunakan teknologi informasi, ritel dapat menganalisa penjualan dan perilaku konsumen dengan lebih detil dan akura. Sehingga konsumen yang datang pada perusahaan kita tidak kecewa atau berpindah ke perusahaan lain. Juga dapat menunjang kinerja perusahaan dan menguntungkan perusahaan. Dan kepuasan konsumen dapat terjamin di perusahaan tersebut. Dan juga dapat menghemat biaya-biaya melalui operasi dengan seefektif mungkin.